Tag Archives: FKM

Amanah

 
                                             23 Desember 2011  

Agenda yang paling tidak diharapkan namun ditunggu untuk menjalani perbaikan, it’s wonderful day bagaimana tidak? banyak airmata yang menjadi saksi atas perjuangan kami satu tahun lalu, berat getirnya kadang menjadi pilu, riangnya menjadi rindu dan ukhuwah seakan melekat menjadi saksi atas pengorbanan..

Ku sebut dengan Muharrik pilihan-Nya, yang berjalan tanpa alas kaki memikul beban tanpa lelah dan perangai indah yang menaungi.. Sungguh indah dimana salam selalu menyertai senyum indah dari saudara tak habis menjadi charge semangat di tiap detiknya 🙂

Luar biasa, Syukur tiada henti ketika saya dilahirkan di keluarga Departemen Perbaikan Hati,,

Banyak pelajaran yang q dapati dari bangunan di sudut kampus tempat kami memikirkan kemaslahatan umat, tempat kami belajar mengenai hidup dan bertaqarrub ilallah

Pantas saja semua berkata , sungguh rumah ku adalah disini, keluarga ku adalah kalian ,, karena betapa cinta kami ingin menjadikan kebaikan dapat dirasakan oleh semua..

Namun tak dipungkiri kendala banyak menyertai sebagai tantangan bagi kami untuk menjadi yang lebih baik,,

Tahun baru, amanah baru, tantangan baru dan pastinya tahun ini G.A.L.A.U haram hukumnya untuk saya dan divisi pengkaderan lainnya 🙂

Tetap semangat meninggalkan bukan berati tiada tapi ingatlah mereka ada dalam doa

Beruntunglah orang yang senantiasa berperangai indah, senyumnya membawa kedamaian, tenangnya menyejukkan, sungguh ialah yang memiliki jiwa ketegaran yang dapat menyembunyikan dari segala gundah dan gelisah menjadi ketabahan dan kelapangan..
Karena ia percaya walau fisik tiada menemani, tapi saudaranya tetap ada terjamahkan dalam doa..

Ana Zahidah, ada dan percaya dimana pun kita akan tetap bersama 271211
-dalam dekapan rindu keluarga-

Perbedaan

Terlalu lama di dalam membuat sedikit tergelitik melihat yang diluar, banyak bersyukur dan kadang menyayangkan..yang pasti harus banyak belajar mewarnai dengan warna terbaik yang tak sekedar mengindahkan, melainkan menyelamatkan.

Benar saja tak sedikit memaksa ku untuk banyak belajar, bukan sekedar adaptasi tetapi menyikapi 🙂 well seakan tersesak dalam ruangan yang minim Oksigen layaknya hypoxia tak banyak yang dapat ku lakukan melainkan berlari mencari udara segar dengan harap dapat menghidupkan ku kembali. Alhamdulillah ya Rabb, Engkau mengajari ku makna syukur sesungguhnya setelah ku dapat melihat kehidupan yang kejam dan sedikit yang mengira bahwa SEMUA INI HANYA TITIPAN ya hanya titipan semata karena jikalau Engkau menginginkanyya kembali sungguh mudah bagi MU


Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: “kun (jadilah)”, maka jadilah ia. 
(An-Nahl.40)

Maha Besar dan Maha Benar Allah dengan segala firmanNya. Bagaimana mungkin, kenapa bisa dan terus pertanyaan melayangkan benakku ketika berada pada kondisi yang jauh dari kebiasaanku, mereka 🙂 ya membuatku kadang terisak dan juga berdecak yang pasti tetap ku berharap semoga syukur tak pergi dari langkah hidupnya hingga Engkau ridho dengan apa yang mereka miliki sekarang. Dan tetap biarkan ku bertahan atas izzah dan syukur ku atas segenap Nikmat yang Engkau berikan tak untuk mereka :))

Maka Nikmat Tuhan Mu yang Manakah yang Kau dustakan

Industri Kecil Sidoarjo bersama mereka

KKN BBM 45

The Simple Way to be Healthy

“Kelelahan adalah batas kemampuan otot dan sistem persyarafan untuk bekerja”

 Berbicara mengenai kelelahan berdasarkan pengertian di atas ternyata kelelahan yang kita rasakan memiliki arti, bukan sekedar efek dari kerja yang berlebihan melainkan berfungsi sebagai alarm bahwa tubuh kita butuh istirahat, right ? Nah that’s why do we need to understand ERGONOMIC.

Sebelumnya sudah ada yang tau? Apa itu ergonomi dan apa urgensi memahami ergonomi. Kali ini saya akan share kembali ilmu yang didapat dari kelimuan yang tiada duanya 🙂 PUBLIC HEALTH.

Ergonomi berasal dari bahasa yunani, Ergo yaitu kerja dan Nomos yaitu aturan. Sehingga Ergonomi adalah aturan dalam pekerjaan. Mengapa dalam pekerjaan dibutuhkana aturan?

a.  Tidak ada pekerjaan tanpa risiko 

Sebagai contoh, teller bank sebelum adanya money counter memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya kapal jari atau lebih dikenal Numbness dan dapat juga menyebabkan tremor karena dalam satu hariteller dapat menghitung uang dengan manual berkali-kali (menggunakan otot yang sama berulang 2x per menit dapat menyebabkan kerusakan). Duduk terlalu lama selama bekerja juga dapat menyebabkan LBP atau Low Back Pain. Dan pernah dengar juga pension singkat, alias pasca pension diburu berbagai penyakit yang merenggut nikmat sehatnya sehingga banyak pula yang tidak dapat survive. Hal tersebut adalah gambaran mengenai betapa minimnya ergonomic terapan dalam pekerjaan kita. 

b. Pekerjaan yang tidak ergonomis cenderung menghasilkan efek negative

Pekerjaan yang tidak ergonomis menyebabkan ketidaknyamanan, biaya tinggi, penurunan performa, efisiensi, daya kerja dan kecelakaan.

Dari penjelasan di atas maka telah jelas bahwa tujuan dari Ergonomi adalah untuk Meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental melalui upaya pencegahan cidera dan penyakit akibat kerja, menurunkan beban kerja fisik dan mental ,  mengupayakan promosi dan kepuasan kerja.

Kembali pada pekerjaan maka tak salah dengan pepatah yang sering kita dengar “The Right Man on The Right Place” dalam hal ergonomic hal inilah yang diterapkan How to fit the job to the worker not How to Fit the worker to the job.

Did u get the point? 🙂 

Sering merasa bosan dalam pekerjaan? Stress sehingga jadi galau ? Simak ini…

“Stress dalam pekerjaan adalah Rasio antara tuntutan pekerjaan dengan work capacity tidak seimbang”

Jawabannya ada di Konsep kesimbangan Ergonomi

a.  Jika tuntutan tugas > kemampuan kerja –> Over stress, discomfort, lelah, cidera, celaka, sakit dan produktivitas menurun

b.  Jika tuntutan kerja < kemampuan kerja –> understress, bosan, lesu, tidak produktif

Harapannya adalah antara tuntutan pekerjaan dengan kemampuan tugas seimbang sehingga tercapainya performa yang optimal. Inilah tugas ergonomic, How then?

Salah satu caranya adalah pengorganisasian kerja menyangkut waktu kerja, shift kerja, kerja lembur, system kerja harian maupun borongan.

Jam kerja yang berlebih -> kerja lembur di luar batas akan mempercepat kelelahan sehingga menurunkan ketepatan dan kecepatan kerja -> tubuh perlu keseimbangan yang ritmis antara asupan energy dan istirahat.

Tujuan istirahat juga ternyata sangat mulia lho, yaitu mencegah terjadinya kelelahan, pemulihan atau penyegaran dan memberi kesempatan waktu kontak social dan spiritual. Istirahat pendek dengan sedikit kudapan di tengah-tengah 4 jam pertama dan kedua selama 8 jam pekerjaan dapat mengembalikan fungsi tubuh yang lelah menjadi segar kembali, jadi jika dapat makanan kudapan ketika jam kerja jangan dibawa pulang ya 😀 *habiskan saat itu juga

Sudah banyak perusahaan yang telah menerapkan ergonomic namun sayangnya penerapan tidak diimbangi dengan peningkatan pengetahuan pekerja mengenai urgensi penerapan ergonomic, sehingga masih banyak yang ditinggalkan oleh pekerja.

Sebagai contoh, pada buruh pabrik yang bekerja selama 8 jam berdiri tanpa henti melakukan proses produksi. Pabrik tersebut sudah menerapkan ergonomic dengan cara memberikan stretching time dengan pemandu. Kebayang? Jadi pada waktu tertentu selama 15 menit proses produksi dalam pabrik tersebut dihentikan kemudian dinyalakan music senam dan satu pemandu agar pekerja mengikuti gerakan pemandu. Namun, apa yang terjadi? Pekerja tidak semua antusias mengikuti pemandu, melainkan waktunya dibuat mengobrol dan yang mengikuti gerakan pemandu pun tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh sehingga stretching yang diharapkan dapat relaksasi otot yang sudah lelah tidak dapat maksimal.

 Ada lagi contoh perusahaan yang sudah berhasil dalam menerapkan ergonomic dengan cara memberikan rangsangan auditorial kepada pekerja agar membawa suasana happy pada pekerja dengan harapan pekerja dapat meningkatkan produktivitas. Namun, ada yang menarik untuk memberikan music dalam ruang kerja tidak semata langsung menerapkan, melainkan melalui penelitian. Begini ceritanya, terdapat ruang kerja A, B, C kemudian diberikan genre music yang berbeda. Ruang kerja A diberikan genre music POP, B dengan genre music Dangdut dan C dengangenre Rock. Ternyata hasil produksi yang berasal dari ke tiga ruang kerja tersebut berbeda signifikan dan dapat disimpulkan bahwa produk terbanyak yang dihasilkan dalam waktu yang sama dan jumlah pekerja yang sama ada di ruang B dengan genre music Dangdur. Sehingga untuk mencapai produktivitas tinggi perusahaan menerapkan hasil penelitian tersebut dengan memberikan music ber genre POP di ketiga ruang kerja. Menarik bukan ?

Masih banyak lagi ergonomic yang lainnya yang perlu diketahui seperti cara bekerja ergonomic dalam pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi maupun rendah, dalam posisi duduk atau berdiri dan lainnya. 🙂

 Ergonomi is need to know , not nice to know.

Feel Free for clicking this Video Ergonomic Applied