Tag Archives: do’a

Seharusnya

image

Ada kata “seharusnya” dibalik kenyataan. Tiadalah mengapa jika sesekali ia muncul, tetapi apa jadinya jika setiap waktu “seharusnya” muncul atas setiap perkara. Barangkali “seharusnya” dapat menjadi boomerang, membuat kita terpantul tinggi setelah terjatuh atau sebaliknya “seharusnya” membuat kita terpuruk ke dalam jurang terdalam setelah jatuh tak seberapa.

Mestinya “seharusnya” membuat kita tak seberapa lama untuk terdiam berpikir “mengapa” dan bertindak “bagaimana” sehingga kita menjadi “apa”.

Continue reading Seharusnya