Tol Bukan Lagi Sebagai Alternatif

Berbicara mengenai Tol pasti kita teringat dengan definisi yang melekat pada asal katanya yaitu jalan bebas hambatan atau jalan alternatif. Dimana jalan tersebut dibangun untuk mempersingkat waktu untuk mencapai suatu tujuan dan sebagai gantinya pengguna jalan diwajibkan untuk membayar tarif tol yang telah ditetapkan. Ya itulah esensi hadirnya jalan tol di tengah tuntutan mobilitas tinggi manusia dengan berbagai aktivitasnya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu fungsi Tol kini tidak lagi berjalan sebagai mestinya.

 Antrian panjang menghiasi jalan Tol hampir setiap harinya, fluktuasi terus terjadi di setiap pergantian waktu terutama saat aktivitas pagi dan arus balik aktivitas manusia menjelang malam. Tentu penyebabnya sangatlah beragam, mulai dari panjangnya antrian yang disebabkan pelayanan pembayaran tarif tol kurang optimal, tingginya pengguna tol, dan kemungkinan lainnya yang tidak diharapkan seperti kecelakaan lalu lintas.

Tentu kita ingat dengan aksi salah satu pejabat Negara yang baru-baru ini mengamuk di salah satu gerbang tol di bilangan jakarta akibat antrian panjang yang terjadi. Khusus untuk kasus tersebut pihak Jasa Marga sudah mengakui betul itu bahwa kesalahan berada pada pihaknya karena gerbang tol tidak semuanya dibuka padahal saat itu adalah waktu aktif dimana pengguna tol sangat banyak, sehingga menyebabkan antrian panjang.

Kemacetan yang terjadi di dalam Tol tidaklah selalu bermuara disebabkan oleh pihak Jasa Marga. Jauh diluar fasilitas yang tersedia, Jasa Marga telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah kemacetan. Mulai dari pelebaran jalan, penambahan gerbang tol, hingga peningkatan pelayanan pembayaran tarif berupa pelayanan 5-10 detik maksimal dan pembayaran dengan cara tol e-toll card. Hingga pada akhirnya jalan tol bukan lagi menjadi jalan alternative yang menjadi pilihan untuk mempersingkat perjalanan.

 Tidak ada jalan lain selain menerima bahwa peningkatan kebutuhan pada jalan tol diiringi dengan pembludakan mobil pribadi, pengguna jalan harus cerdas memilih alur perjalanan untuk memudahkan perjalanannya agar mempersingkat waktu. Cerdas memilih jalan, tepat waktu sampai tujuan.

 

Bingkisan dari Media Indonesia


 

Tulisan dimuat di Media Indonesia edisi Mei 2012

 

 

Advertisements

Aktualisasi Mimpi

Mimpi membuat hidup lebih bergairah, dengannya mampu mengisi hari dengan misi

Ia tak sekedar hadir, melainkan diciptakan dengan sadar tuk meraihnya menjadi bukan lagi misteri

(Oct. w 17/5/12)

Tentu kita sudah tak asing lagi dengan kajian, seminar, maupun pelatihan mengenai MIMPI. Dan sejumlah itu pula persepsi kita tak berubah menyikapi mimpi dalam diri. Then, the question is “why did happen” ? seakan tidak ada perubahan untuk sekedar tergerak bagi kita mengikuti langkah sukses tokoh yang berhasil membuat mimpinya tak sekedar misteri.

Iya, itu pula yang terjadi dalam diri ini. It’s proved that tingkat pengetahuan tidak selalu berbanding lurus dengan sikap atau perilaku. Yup inilah yang kami sering diskusikan dalam mata kuliah, terutama mengenai kesehatan. Dalam ilmu perilaku tidak semua orang tahu, akan mau mengaplikasikannya dalam bentuk perilaku. Contoh saja perokok, walau di bungkus rokok ada peringatan meningkatkan risiko penyakit blab la bla, maka hal itu tidak berefek jera terhadap konsumennya bahkan yang sudah pernah merasakan efeknya sekalipun (read : kanker paru).

Tapi, bukan hal itu yang akan kita bicarakan kali ini. I will share u about dream now. Kalau tadi berbicara mengenai kajian, seminar dan pelatihan mengenai mimpi namun sekarang kita berbicara mengenai acara Tv yang tak kalah menariknya. Pernah dengar Wisata Hati? Acara di antv senin-jumat  pukul 05.00 am, cukup dengan 30 menit tiap harinya ustadz yusuf Mansur mampu menyihir para penikmat kajian nya. Bagaimana tidak dengan bahasa yang ringan dan lugas beliau mampu mengarahkan pemirsa untuk sekedar merasakan apa yang dikatakannya dan that’s all motivated us to be success in our life. Tak jauh dengan mimpi, setiap harinya beliau memberikan tips yang sangat realistis dan jarang justru kita hayati kemaknaannya. Semua itu dihubungkan dengan Rabb Semesta Alam, Maha Kaya dan Maha memiliki. Sudah cukupkah kita sadar, bahwa hanya dengan kuun, fayakuun Allah mampu menjawab segala gundah dengan ribuan mimpi yang kita miliki dengan apa? Dengan rumus sederhana ustadz yusuf Mansur cukup dengan

BERMIMPI > BERDOA > BERGERAK !!!

Have u got the point? Yup hanya 3 keyword tadi sebenarnya yang sering kita lupa for getting our dreams come true. Dan beliau menambahkan bahwa aktualisasi mimpi yang paling nyata adalah ketika kita dapat menuangkannya dalam setiap munajah kepada Allah Yang Maha Kaya. Luar biasa J kita memiliki Allah lantas mengapa kita lupa bahwa Allah lah yang Maha Memberi? Just doing for Allah and Allah will give u the best back.

Kajian Wisata hati edisi 17/5/12 berbicara mengenai keyaqinan urusan jodoh 😀 Is that interested for u? I think yes, untuk pemuda pemudi usia produkif yang sedang merancang hidupnya kemana hati akan berlabuh J Kajian kali ini ustadz memberikan motivasi luar biasa kepadanya yang sedang galau, mengapa tahun ini target pun masih belum tercapai untuk segera mengakhiri masa lajang. Jcheck this out.

# Jangan terburu-buru menyesali keberadaan, tahun ini belum berakhir. You have enough time to try n try to get the best. Ingat “ Allah bersama prasangka hambaNya” Bagaimana Allah akan bantu angkat hidup kita, bila kita saja tak mampu untuk sekedar memotivasi diri kita untuk bangun. Jadi keep husnudzon bro n sist, tahun ini nikah 😀

# Bangun relasi, jangan galau menyendiri dan termenung di rumah. Yang ada malah buat stress dan terpuruk. Jalin persaudaraan dengan mitra kerja yang tentu shalih insyaAllah ada jalan yang tak terduga Allah beri jalan itu. Ingat, meminta tolong pada orang yang dipercaya juga termasuk ikhtiar. Trust it.

# Ketika risau datang, bergerak berwudhu dan gelarlah sajadah. Biarkan hati memanggil nama-Nya dalam sujud dan doa Allah akan memberikan ketenangan yang bergitu nikmat.

# Banyak orang yang berkeinginan, namun berapa persen yang sudah berbicara. Ngobrol, katakana dengan Allah bermunajah dan berdoa. Karena sungguh banyak orang yang lupa untuk meminta kepadaNya. Aktualisasikan mimpi dan asamu dalam doa, yakinkan diri bahwa Allah telah menanti doa-doamu. Sertakan ia dalam Qiyamul lail, Dhuha, dan amalan-amalanmu.

# Tips terakhir yang paling menarik yang saya dengar dari ustadz “ane lebih suka datang waktu akad nikah, daripada resepsi karena disaat akad lah ribuan malaikat turun menyakisikan dan mendoakan 2 sejoli yang akan diikatkan bahtera rumah tangganya agar sakinah, mawaddah, wa rahmah. Disaat itulah ane berdoa banyak-banyak ya Rabb mudahkan urusan saudara-saudara ane untuk memilih jodoh terbaik dariMu, biarkan Engkau yang memilih ya Rabb karena sungguh pilihan Engkau adalah yang terbaik”

Luar biasa bukan? Nah, usah sudah seharusnya kegalauan menanti sang pujaan hati 😀 masih galau? Contact me 
Jangan lupa datang di akad nikah, foto suasana akad dan pulang ke rumah untuk sertakannya dalam doa 😀

Salam Perbaikan diri, Bina Keluarga untuk Indonesia Madani.

The Simple Way to be Healthy

“Kelelahan adalah batas kemampuan otot dan sistem persyarafan untuk bekerja”

 Berbicara mengenai kelelahan berdasarkan pengertian di atas ternyata kelelahan yang kita rasakan memiliki arti, bukan sekedar efek dari kerja yang berlebihan melainkan berfungsi sebagai alarm bahwa tubuh kita butuh istirahat, right ? Nah that’s why do we need to understand ERGONOMIC.

Sebelumnya sudah ada yang tau? Apa itu ergonomi dan apa urgensi memahami ergonomi. Kali ini saya akan share kembali ilmu yang didapat dari kelimuan yang tiada duanya 🙂 PUBLIC HEALTH.

Ergonomi berasal dari bahasa yunani, Ergo yaitu kerja dan Nomos yaitu aturan. Sehingga Ergonomi adalah aturan dalam pekerjaan. Mengapa dalam pekerjaan dibutuhkana aturan?

a.  Tidak ada pekerjaan tanpa risiko 

Sebagai contoh, teller bank sebelum adanya money counter memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya kapal jari atau lebih dikenal Numbness dan dapat juga menyebabkan tremor karena dalam satu hariteller dapat menghitung uang dengan manual berkali-kali (menggunakan otot yang sama berulang 2x per menit dapat menyebabkan kerusakan). Duduk terlalu lama selama bekerja juga dapat menyebabkan LBP atau Low Back Pain. Dan pernah dengar juga pension singkat, alias pasca pension diburu berbagai penyakit yang merenggut nikmat sehatnya sehingga banyak pula yang tidak dapat survive. Hal tersebut adalah gambaran mengenai betapa minimnya ergonomic terapan dalam pekerjaan kita. 

b. Pekerjaan yang tidak ergonomis cenderung menghasilkan efek negative

Pekerjaan yang tidak ergonomis menyebabkan ketidaknyamanan, biaya tinggi, penurunan performa, efisiensi, daya kerja dan kecelakaan.

Dari penjelasan di atas maka telah jelas bahwa tujuan dari Ergonomi adalah untuk Meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental melalui upaya pencegahan cidera dan penyakit akibat kerja, menurunkan beban kerja fisik dan mental ,  mengupayakan promosi dan kepuasan kerja.

Kembali pada pekerjaan maka tak salah dengan pepatah yang sering kita dengar “The Right Man on The Right Place” dalam hal ergonomic hal inilah yang diterapkan How to fit the job to the worker not How to Fit the worker to the job.

Did u get the point? 🙂 

Sering merasa bosan dalam pekerjaan? Stress sehingga jadi galau ? Simak ini…

“Stress dalam pekerjaan adalah Rasio antara tuntutan pekerjaan dengan work capacity tidak seimbang”

Jawabannya ada di Konsep kesimbangan Ergonomi

a.  Jika tuntutan tugas > kemampuan kerja –> Over stress, discomfort, lelah, cidera, celaka, sakit dan produktivitas menurun

b.  Jika tuntutan kerja < kemampuan kerja –> understress, bosan, lesu, tidak produktif

Harapannya adalah antara tuntutan pekerjaan dengan kemampuan tugas seimbang sehingga tercapainya performa yang optimal. Inilah tugas ergonomic, How then?

Salah satu caranya adalah pengorganisasian kerja menyangkut waktu kerja, shift kerja, kerja lembur, system kerja harian maupun borongan.

Jam kerja yang berlebih -> kerja lembur di luar batas akan mempercepat kelelahan sehingga menurunkan ketepatan dan kecepatan kerja -> tubuh perlu keseimbangan yang ritmis antara asupan energy dan istirahat.

Tujuan istirahat juga ternyata sangat mulia lho, yaitu mencegah terjadinya kelelahan, pemulihan atau penyegaran dan memberi kesempatan waktu kontak social dan spiritual. Istirahat pendek dengan sedikit kudapan di tengah-tengah 4 jam pertama dan kedua selama 8 jam pekerjaan dapat mengembalikan fungsi tubuh yang lelah menjadi segar kembali, jadi jika dapat makanan kudapan ketika jam kerja jangan dibawa pulang ya 😀 *habiskan saat itu juga

Sudah banyak perusahaan yang telah menerapkan ergonomic namun sayangnya penerapan tidak diimbangi dengan peningkatan pengetahuan pekerja mengenai urgensi penerapan ergonomic, sehingga masih banyak yang ditinggalkan oleh pekerja.

Sebagai contoh, pada buruh pabrik yang bekerja selama 8 jam berdiri tanpa henti melakukan proses produksi. Pabrik tersebut sudah menerapkan ergonomic dengan cara memberikan stretching time dengan pemandu. Kebayang? Jadi pada waktu tertentu selama 15 menit proses produksi dalam pabrik tersebut dihentikan kemudian dinyalakan music senam dan satu pemandu agar pekerja mengikuti gerakan pemandu. Namun, apa yang terjadi? Pekerja tidak semua antusias mengikuti pemandu, melainkan waktunya dibuat mengobrol dan yang mengikuti gerakan pemandu pun tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh sehingga stretching yang diharapkan dapat relaksasi otot yang sudah lelah tidak dapat maksimal.

 Ada lagi contoh perusahaan yang sudah berhasil dalam menerapkan ergonomic dengan cara memberikan rangsangan auditorial kepada pekerja agar membawa suasana happy pada pekerja dengan harapan pekerja dapat meningkatkan produktivitas. Namun, ada yang menarik untuk memberikan music dalam ruang kerja tidak semata langsung menerapkan, melainkan melalui penelitian. Begini ceritanya, terdapat ruang kerja A, B, C kemudian diberikan genre music yang berbeda. Ruang kerja A diberikan genre music POP, B dengan genre music Dangdut dan C dengangenre Rock. Ternyata hasil produksi yang berasal dari ke tiga ruang kerja tersebut berbeda signifikan dan dapat disimpulkan bahwa produk terbanyak yang dihasilkan dalam waktu yang sama dan jumlah pekerja yang sama ada di ruang B dengan genre music Dangdur. Sehingga untuk mencapai produktivitas tinggi perusahaan menerapkan hasil penelitian tersebut dengan memberikan music ber genre POP di ketiga ruang kerja. Menarik bukan ?

Masih banyak lagi ergonomic yang lainnya yang perlu diketahui seperti cara bekerja ergonomic dalam pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi maupun rendah, dalam posisi duduk atau berdiri dan lainnya. 🙂

 Ergonomi is need to know , not nice to know.

Feel Free for clicking this Video Ergonomic Applied

 

 


 

Ana Zahidah