Category Archives: Uncategorized

Toa

Aku lihat sebelah kiri, kamu lihat sebelah kanan ya sebentar lagi datang.

Obrolan 2 orang anak laki-laki di depan rumah di tengah rintik hujan yang sedang menanti, sambil menghitung koin yang mereka pegang masing-masing.

Aku 2, kamu berapa?

Aku satu saja

Ku amati, siapa yang hendak lewat dan dinanti anak-anak itu? ah pikirku pendek, suara dari dalam mobil menggunakan pengeras suara siapa lagi kalau bukan Tahu bulat digoreng dadakan, oh anak-anak itu hendak membeli tahu bulat, pantas saja dingin begini emang enaknya makan yang hangat.

Dengan riang wajah anak-anak itu bersahutan Yeay sebentar lagi datang, aku duluan ya! mereka saling berebut

Suara dibalik mobil itu semakin terdengar, dan aku amati kembali tidak ada kata tahu dibaliknya ternyata tebakan ku salah.

Mereka menanti kotak berjalan yang diiringi dari suara di dalam mobil untuk pembangunan masjid. Dan mereka memberikan nya secara langsung ke dalam kotak amal dengan suka cita.

Dari Abu Hurairah berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِذَا مَاتَ اْلإنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ صَدَقَةٌ جَارِيَةٌ أوْ عِلْمٌ يَنْتَفِعُ بِهِ أوْ وَلَدٌ صَالحٌِ يَدْعُوْ لَهُ.

Jika manusia meninggal, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara; shadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih yang mendo’akannya. (Shahih Bukhari, 7/247, 6514 dan Shahih Muslim, 3/1016, 1631.)

Lantas aku berpikir sejenak, kapan aku bersedekah dengan diiringi hati yang riang?

Advertisements

Bross Satu

image

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda:
تَهَادُوْا تَحَابُّوْا
“Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601)

Pemberian manis dari yang termanis, siang itu di tengah obrolan makan siang. Seorang Ibu Dinas rekan kerja dari Walikota Jakarta Utara memandang bros sederet ini sambil mengeluarkannya malu malu dari tas. Tanpa banyak kata dan mungkin sedikit gengsi 😀 ini buat kamu. Hwaaa serius bu? Cantik banget, lucu, wah banyak. *selalu agak berlebihan dalam merespon sesuatu.

Continue reading Bross Satu

Terharu, setiap Anita tanya “Mbak, kamu kapan terakhir Cium Babeh Ibu”
Alhamdulillah masih bisa jawab, ‘barusan’

Karena setiap pulang, cari Babeh Ibu dan cipika cipiki. Beda dengan Anita, setiap hendak tidur ia meluangkan untuk cari Babeh Ibu kemudian bilang ‘selamat tidur Babeh Ibu’ dan mencium pipi beliau.

What a sweet sister.

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلاَتَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمً

 Allah has decreed not to worship anyone except Me and with your mother and father to be nice with them. Whether one or both of them attain old age in their life, say not to them a word of contempt, nor repel them, but address them in terms of honor. (Surat al-’Israa, 17:23) – with Anita

View on Path