Category Archives: Review

Dialog Nasional Festival Gendongan

Karena menggendong bukan asal templok, ada ilmunya ada seninya demi persembahan untuk si buah hati tercinta ^_^

Begitulah rasanya untuk setiap new mom, setiap detail untuk anaknya menjadi bagian terpenting yang harus dipelajari tak ketinggalan mengenai gendongan. Alhamdulillaah dalam perjalanan mencari ilmu ketemu juga dengan komunitas penggendong yang kece yang dengan cuma cuma secara aktif membagi ilmu untuk mendekap sayang sang buah hati dengan benar, dari kain jarik tradisional hingga gendongan segala macam masa kini (yang saat ini saya pun masih belum hafal namanya 😀 ) tidak mengurangi fungsi yaitu menggendong dengan benar, diberikan di komunitas yang sudah banyak emak new mom tahu saat ini Indonesian Babywearers. | Instagram Indonesianbabywearers

Dengan memanfaatkan yang ada di rumah, jarik pun bisa digunakan untuk menggendong dengan benar, mengikuti Prinsip TICKS dan M Shape seperti yang dijelaskan secara lengkap di Blog Indonesian Babywearers

Shanum dan Aufa
Gembira Loka, Yogyakarta

Nah untuk mom yang mau tahu lebih banyak, ada acara seru dalam waktu dekat. Tahu ilmunya, mau menerapkan ilmunya dan langsung belajar dengan pakarnya. Materi ini akan diberikan oleh Inggrid Damayanti Thomas, Lulusan School of Babywearing UK dan dihadiri oleh Tenaga Kesehatan, Praktisi Parenting, Praktisi Anak, Akademisi, Komunitas Menggendong dan Kalangan umum lainnya.

baby.JPG

For further Information, just ask and register to

baby.JPG

Advertisements

Bekal Kubur

image

Kalaulah tak ada arti kematian selain kehilangan, hancurnya tubuh dan terlupakannya keindahan siang dan malam.

Niscaya ada kekeruhan bagi mereka yang suka bersenang-senang dan perubahan bagi mereka yang tenggelam dalam kenikmatan.

——————-o0o——————
Ketika seorang hamba yang terkenal zuhud, Abdullah bin Idris dalam kondisi sakaratul maut, ia menjerit. Mendengar jeritan itu putrinya menangis. Abdullah berkata, Wahai putriku jangan kau menangis. Aku telah mengkhatamkan Al Quran di rumah ini sebanyak 4.000 kali. Semuanya ku lakukan demi menghadapi saat saat ini.

Apa bekal yang kita punya selama ini? Pernahkah kita bermimpi mati dalam keadaan mulia seperti Rasulullah? “Jasad itulah yang telah merasakan manisnya ibadah sekaligus kerasnya kehidupan beliau. Jasad yang terdiri dari dua kaki beliau yang bengkak karena menahan berat badan dalam shalat malam yang begitu panjang. Yang terdiri dari dua mata sembab karena menangis takut kepada Allah. Jasad yang telah merasakan beratnya perjuangan di jalan Allah.

Sedentary Syndrome “Mager”

image

Sedentary alias Mager alias Males bergerak menurut jurnal Lancet 2012 memberi dampak yang lebih berbahaya daripada merokok mencapai hingga 10%.

Perlu diperhatikan kepada teman teman yang aktivitas kerja nya banyak dihabiskan di depan layar dan dan di atas kursi.

Jadi teringat pernah nulis hal yang berkaitan ini tahun 2012, semoga manfaat  lihat juga video nya

http://anazahidah-fkm09.web.unair.ac.id/artikel_detail-45019-Kuliah%20IKM%20UNAIR-The%20Simple%20Way%20to%20be%20Healthy.html