Bekal Kubur

image

Kalaulah tak ada arti kematian selain kehilangan, hancurnya tubuh dan terlupakannya keindahan siang dan malam.

Niscaya ada kekeruhan bagi mereka yang suka bersenang-senang dan perubahan bagi mereka yang tenggelam dalam kenikmatan.

——————-o0o——————
Ketika seorang hamba yang terkenal zuhud, Abdullah bin Idris dalam kondisi sakaratul maut, ia menjerit. Mendengar jeritan itu putrinya menangis. Abdullah berkata, Wahai putriku jangan kau menangis. Aku telah mengkhatamkan Al Quran di rumah ini sebanyak 4.000 kali. Semuanya ku lakukan demi menghadapi saat saat ini.

Apa bekal yang kita punya selama ini? Pernahkah kita bermimpi mati dalam keadaan mulia seperti Rasulullah? “Jasad itulah yang telah merasakan manisnya ibadah sekaligus kerasnya kehidupan beliau. Jasad yang terdiri dari dua kaki beliau yang bengkak karena menahan berat badan dalam shalat malam yang begitu panjang. Yang terdiri dari dua mata sembab karena menangis takut kepada Allah. Jasad yang telah merasakan beratnya perjuangan di jalan Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s