Mendidik Cinta Buah Hati

Salah satu kesempatan yang sangat berharga adalah bertemu dengan seorang kakak yang usianya sudah 64 tahun ini, berhadapan, tegur sapa dan memberikan salaman termanis menyapaku yang saat itu menjadi salah satu murid beliau dalam belajar bersama menyelami dunia anak. Namanya, Kak Dr. Seto Mulyadi, M.Psi.

 

Menjadi seorang anak adalah hal yang menyenangkan, apalagi bersama dengan guru TK yang terkenal hingga saat ini (semoga beliau dilimpahkan keberkahan Allah selalu). Kak Seto menyampaikan, bahwa anak adalah buah dari Cinta dan Harapan, dengannya lahir banyak mimpi dari orang tua maka tidaklah salah bahwa dengan Cinta juga kita merawatnya, sepenuh hati kita mendidiknya dan juga tanpa amarah membersamainya, bisaaaa?

Betapa banyak anak yang menjadi korban dari rumahnya sendiri, saat ini jumlah kekerasan kepada anak cenderung meningkat hal ini dikarenakan semakin banyak anak yang sudah berani melaporkan tindakan kekerasan yang dialami dirinya kepada yang berwenang. Di Indonesia fenomena kekerasan pada anak masih menjadi fenomena gunung es, apa yang terlihat tidak sebanding apa yang sebenarnya terjadi hal ini adalah menjadi PR kita bersama. Perlu adanya satgas perlindungan anak dari tataran pejabat pemerintah terkecil, contohnya adalah RT. Di kawasan RT kak Seto telah memiliki Satgas Perlindungan Anak dan telah mendapatkan penghargaanย  bahwa RT pertama yang memiliki Satgas Perlindungan Anak. Satgas ini bukan berperan sebagai pelaporan kasus saja, melainkan melakukan sosialisasi dan juga pelatihan kepada orang tua sebagai pendidik. Dan juga yang utama adalah sebagai impelentasi dari bunyi UU yang menyatakan bahwa terapat pidana 5 tahun bagi orang yang mengetahui tindak kekerasan kepada anak namun tidak melaporkannya. Sudah tahukah kita?

Semua orang tua sudah pasti menyayangi anaknya, tapi tidak semua orang tua memahami anaknya. Terdapat kasus anak TK yang bunuh diri, karena dipaksa sekolah oleh Ibunya. Dan ibunya tidak tahu bahwa anaknya dibully jika di sekolah; Kasus ZIS terkuak setelah beberapa kali anak mendapatkan tindakan asusila secara berulang ; Kasus emon yang melakukan tindakan asusila berulang kali dengan tiap anak yang berbeda bahkan memiliki list yang ditulis di buku sebagai bentuk dari kepuasannya.

Hingga di salah satu majalah Amerika tertulis sebuah judul Whatโ€™s wrong in Asiaโ€™s School?. Secara Akademis sekolah di Asia termasuk Indonesia memiliki prestasi yang tak kalah dengan benua lain, tetapi secara moral juga mendapat sorotan dari dunia. Masih ingat seorang balita yang telah dibiasakan merokok di salah satu Pulau Jawa Indonesia, dan mejadi sorota dunia bahkan dikenal sebagai The Baby Smoker.

Perlu adanya pemahamn kepada orang tua bahwa setiap anak adalah cerdas. Banyak anak sekarang yang tanpa disadari telah menjadi robot yang dikendalikan oleh remot orang tuanya. Tanpa adanya komunikasi, tanpa bicara dari hati ke hati, tanpa menilai lebih jauh yang mana yang menjadi bakat anak, orang tua tanpa sadar membuat anak tidak lain menjadi robot. Di Sekolah, diminta menghafal nama menteri, istri menteri, keponakan menteri dan cucu menteri.

Belajar adalah Hak anak bukan kewajiban. Perlu adanya kerjasama antara orang tua dan anak untuk belajar bersama bukan bersifat perintah yang membuat anak menjadi beban, orang tua harus dapat menjadi artist professional yang serba bisa. Ada saatnya menyanyi, mendongeng, menjadi ilmuwan, menjadi atlet karena pada dasarnya anak-anak menyenangi pelajaran, but how to be a creative teacher one. Ada anak yang masih harusnya bermain tapi dipaksa untuk sekolah PAUD menurut kak Seto yang utama adalah di rumah, bagaimana orang tua berperan penting untuk membentuk anak di Usia Dini, oleh karena itu kak Seto sudah sering mengusulkan terutama bahwa standard Cuti Hamil Seorang Ibu adalah minimal 3 Tahun.

Tidak sedikit Ayah yang sudah mendidik anak dengan baik, Ibu yang sudah sabar merawat anak dengan baik, tetapi terdapat perseteruan antara keduanya (Ayah dan Ibu) yang membuat anak menjadi sakit hati, hal itu adalah juga bentuk dari kekerasan.

Bagian dari kekerasan keluarga membuat anak berlari dan menjadi bagian dari kekerasan yang lebih besar di luar keluarga.

Untuk Ibu dan calon Ibu, coba latihan senyum, bangun tidur hadap cermin. Jadikan senyum itu yang menemani anak sepanjang hari, tanpa marah atau jika terpaksa marah coba dengan nada akan lebih indah :D. Misalnya, menyuruh anak mandi

Ayo nak ayo mandi

Biar badan jadi wangi

Jangan lupa gosok gigi

Tentu akan lebih indah, dan anak tidak menjadi tertekan ๐Ÿ˜€ bisa ga ya,mungkin dengan menambah kriteria calon pasangan yang suka nyanyi juga :p (suara Kak Seto indah melantunkan setiap nada bahkan dengan cepat beliau membuat lagu yang spontan untuk menghadapi anak di setiap kondisi).

Karena kunci sukses mendidik anak adalah KREATIF.Orang tua harus menjadi pendidik professional yang serba bisa, karena anak akan menyerap segala ilmu dengan kasih sayang dan gembira.

Terima kasih Kak Seto telah menginspirasi kami, semoga semakin banyak orang tua yang memahami betul bahwa anak lahir dari Buah Cinta, dan juga harus Mendapatkan Cinta Sepenuh Jiwa dari orang tua sehingga menjadi insan yang berkarakter positif — berakhlaq mulia, gembira dan cerdas.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s