MyQuran Pencinta Alam

DSC_3406

Sekiranya, muslim adalah yang menganggap setiap hal yang terjadi dalam hidupnya adalah bukan kebetulan. Pun dipertemukan dengan orang yang baru dikenal adalah juga bagian dari rencana Allah. ๐Ÿ˜€

Bagaimana tidak, Allah mengatur dengan sedemikian rupa. Terlihat cantik tersusun rapi, kita dipertemukan dengan hal yang sama. Yang telah dinanti sejak lama, yang juga sewarna akhirnya kita dapat berpetualang bersama.

Namanya, MyQuran. Komunitas Muslim terbesar yang sudah dikenal seantero jagad maya ๐Ÿ˜€ Menjadi bagiannya tak pernah disangka juga termasuk Keluarga MyQPala MyQuran Pencinta Alam. Menjadi bagian anak gunung, yang mungkin sudah menjadi bagian sejak titisan lahir (Anak Gunung Kidul, Jogja).

Dimulai dari perjalanan Tegal Panjang yang seru tak terkira, hingga berbagai acara silaturrahim yang kita hadiri pun beserta kisah kisah yang tak terduga, berita bahagia, suka dan derita. Semoga Allah tetap memberkahi cerita kita.

Tegal Panjang | MyQPala | 2014

Kita, barangkali adalah petualang. Yang kisahnya tak pernah usai, menjajaki satu demi satu perjalanan. Berlelah tak membuat kita putus asa. Apa yang dicari? Melebur dengan alam menyerap energi yang tak terbatas darinya.

Begitu juga dengan cerita Curug Seribu Agustus 2015. ๐Ÿ˜€ Modal yakin bahwa Allah menyertai langkah, walau banyak halang rintang sebelum keberangkatan karena ada jadwal kondangan yang padat maka bimbang jadi sahabat. Ada yang berkata Ayo segera berangkat, ada yang menasehati Akan riskan berangkat kesiangan. Namun, niat tak sebatas niat meski risiko sudah ada di depan mata angkutan umum Bogor yang selepas jam 18.00 sudah tidak ada maka berangkatlah dari Bekasi jam 14.00 ๐Ÿ˜€

Dzikir menemani, bukan Bogor kalau ga macet. Benar saja sampai di Stasiun Bogor jam 15.00 dan harus menuju lokasi 3 kali naik angkutan dan 1 kali naik ojek sudah tak terbayangkan diiringi dengan langit yang terus menggelap sedangkan rombongan sudah sampai sejak siang.

Hampir 3 jam total perjalanan naik angkutan 2 kali ganti, sedangkan masih harus ada 1 angkutan yang harus ditempuh dan 1 kali ojek. Alhamdulillaah kapten perjalanan rela untuk menjemput kami 2 srikandi dari Bekasi ๐Ÿ˜€ dan juga mbak Atiah yang sudah juga Allah atur, datang hampir berbarengan dengan kami di lokasi perberhentian angkutan yang ke 2. Dan lokasi penjemputan hingga ke camp kami hampir se-jam. Maka tepat jam 22.00 kami sampai di lokasi yang sudah dinanti saudara saudari yang telah menghangatkan diri dengan api ceria ๐Ÿ˜€

Sesampainya disana kami langsung mengikuti materi mengenai hypotermia, cara menangani dan juga mencegah terjadinya hypotermia. Hypotermia adalah salah satu yang sering membuat pendaki payah, dan yang memperparah adalah ketidakjujuran diri saat mengalami hypotermia sehingga penanganan terlambat. Maka, kejujuran adalah kunci utama agar saling menjaga dan selamat dalam perjalanan. Materi juga disampaikan mengenai simpul menyimpul yang disesuaikan dengan kebutuhan saat di lapangan, juga mengenai bivak dan juga cara memburu atau perangkap ๐Ÿ˜€

Banyak pelajaran yang dapat diambil dari alam, terutama mengasah hati agar lebih peka terhadap alam raya. Dan juga belajar bahwa keaslian ciptaanNya adalah bentuk Maha Karya yang tiada tandingannya dengan segala zaman modern apapun juga.

wpid-photogrid_1438568561321-1.jpg

e4e73-originalย CYMERA_20150806_192955

DSC_3442DSC_3410

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s