Masa kelam depan

image

Apa yang terbesit setelah membaca pernyataan di atas?

Banyak hal yang terpikirkan ketika aku termangu menatap tulisan ini, waktu seakan berhenti berputar, nafas tertahan seakan perlu mengulang kata demi kata menempatkannya sesuai dengan maknanya.

Ah menyeramkan!! Gumamku menatap kerut wajah bapak itu sambil sesekali menafsirkan kata demi kata yang tertulis. Begitulah alur kehidupan, kata hati lain ku berbicara. Tetap aku termangu pada satu titik dimana kemudian menghantarkan pada masa tua tanpa bekal.

Tiba-tiba aku mendengar bisikan lain, tidak! Kehidupan tidak menyeramkan seperti yang tertulis,mereka salah! Iya aku kemudian mengamini bahwa ada yang salah dengan pernyataannya, lebih tepatnya tidak semua konten yang disampaikan benar.

Benar memang kerutan itu akan muncul, otot akan mengendur, tulang akan rapuh tapi kenangan yang terlabuh tidak akan rapuh seperti raganya. Hanya 1 yang hilang dari masa yang tertulis di gambar itu yaitu kenikmatan. Bagai mesin,raga terperdaya dengan waktu tak sadar lalu menua dan terbayang dengan perih masa lalu. Ia lupa bahwa ada kata bahagia yang berkorelasi dengan kenikmatan yang tak lain didasarkan dengan niat dan berkah.

Renungku menghadap langit pagi ini, syukur ku tiada henti aku memiliki Rabbi izzati yang menuntun ku untuk apa aku hidup, bagaimana aku bahagia dan menjalankan hidup semestinya.

TIDAK! Selama ada ruh ilahiah tidak akan ku alami masa tua yang tertoreh di gambar ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s