1 Tahun –yang– Baru

1 Tahun yang Baru

 Jika memang diluar tradisi maka tetaplah menjadi seperti ini. Karena setiap orang bisa mengambil caranya sendiri untuk sekedar memaknai hari terakhir pergantian tahun Masehi. Namun yang pasti, tepat malam tadi adalah malam akhir tahun pertamaku berada disini ya home sweet home 😀 Tak lebih dari memaknai kebersamaan dengan keluarga. Aku tak pernah mengetahui apa kebiasaan di rumah selama 4 tahun ini yang jelas selama 4 tahun di tanah hijrah Surabaya aku selalu mengambil posisi tidur sebelum pukul 23 di malam pergantian tahun. Kenapa? Karena jika lebih 1 menit saja dari pukul 23 maka siap-siaplah bising yang berkepanjangan akan memenuhi telinga yang mengakibatkan tidak bisa tidur 🙄 Bagaimana di tahun sebelumnya 4 tahun ini? Aku menghabiskan dengan kelompok melingkarku mengaji hingga jam 1 dini hari kemudian pulang. Bagaimana saat ini?

Pagi

Pagi seperti biasanya, tak ada yang di luar kebiasaan. Tapi, Ibu keluar tanpa bilang. Tak biasanya ketika keluar kamar aku pun mencari keliling rumah tapi tak ku temukan Ibu. Berhenti di ruang tamu ku lanjutkan menyenandungkan surat cinta-Nya. Tak lama kemudian Ibu datang. Dan ternyata Ibu belanja banyak makanan –belum jadi–. Ikan yang akan dipanggang, Jagung yang akan dibakar, Ketan yang akan dibuat lemper, Agar-agar rasa cokelat dan juga akan membuat pepes tahu 😆 tak terlihat begitu istimewa bukan? Tapi membuatnya bersama-sama dan juga dimakan bersama saat berkumpul seperti ini yang diluar kebiasaan.

Siang

Yey, cooking time 😛 membuat lintingan lemper, mengolah pepes, membuat agar spesial. Dengan meledek Ibu, untuk apa sih bu? Udah kayak hajatan begini? Dengan tertawa pun Ibu menjawab, ya ini anggap aja syukuran anak Ibu semua sudah kumpul , kamu sudah di rumah. Ah meleleh ku dibuatnya 😥

Malam

Inilah tepat ba’da isya yang dilakukan. Mari makan sepuasnya.

Ikan –panggang– kompor

Syukr Alhamdulillaah, masih Engkau berikan lengkapnya keluarga kami di hunian ini. 🙂

—3—

Dan tepat di hari ini 1 Januari 2014, mulailah 1 Tahun yang Baru menjalani kehidupan baru di hunian yang lama telah ku tinggalkan. Dan tepat pagi tadi pun ku awali hari baru ini dengan melaju shimiru dengan jalan yang sangat lengang memperlancar perjalanan silaturrahim yang dengan kepada merekalah langkah ini takkan mati berjalan untukNya, beramal untukNya, karena bukanlah wilayah yang membatasi gerak amal kita dan hati yang terpaut padaNya yang menguatkan. 🙂 In syaa Allah

Kepada masing-masing kami yang telah menyampaikan hajatnya semoga dimudahkan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Ada yang sedang berjuang untuk mencari ma’isyah sebagai modal pernikahan dalam waktu dekat 😀 ada yang sedang mempersiapkan jundy kecil dalam kandungan 🙂 ada juga yang berhajat menjadi seorang inspirator dan motivator untuk mengisi kajian pra nikah dan pasca nikah. 🙂 indahnya.

Allahumma yassirlana umurona wala tu’assir ‘alayna

Tetap berjuang!

Advertisements

5 thoughts on “1 Tahun –yang– Baru”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s