Preparation for being Super Mom

“Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan”

Itulah pepatah yang sering kita dengar, dan memang that’s show us for being great we’ve to prepare first. Namun pernahkah kita memikirkan sedikit saja mengenai persiapan untuk menjadi keluarga super dengan mempersiapkan generasi terbaik kita? 😀 *berat ini bahasannya .. Yup setidaknya kita sama-sama tahu bahwa hal ini adalah PENTING guys.

Pelajaran kuliah hari ini adalah mengenai Program Gizi Bumil namun sekali lagi ilmu kehidupan adalah ilmu yang tak dapat terbayarkan berapapun harganya. Banyak yang akan didapat dan tentu saja untuk diamalkan yang semula tidak tahu menjadi tahu dan akhirnya mau untuk dilakukan untuk kebaikan diri maupun yang lain. *bukan maksud ceramah .. check this out

Program Gizi Bumil

Gizi merupakan hal yang masih menjadi PR bagi teknisi kesehatan, mengapa ? karena bermula dari asupan gizi inilah kita dapat terbebas maupun terjangkit oleh penyakit. Dan satu lagi yang perlu kita ingat, AKI atau Angka Kematian Ibu di Indonesia sampai saat ini masih sangat tinggi faktor penyebabnya tentu sangat kompleks dan terutama adalah gizi bumil yang tak dapat memenuhi kebutuhan Ibu maupun janin.
Nah, adapun penyebab langsung AKI yaitu

a. Pendarahan : disebabkan kebanyakan karena ibu anemia.

b. Infeksi : faktor pendukung karena ibu anemia.

c. Keracunan kehamilan (eklampsia) : terutama karena hipertensi yang mengakibatkan ibu kejang dan jika telat diberi perlakuan maka akan terjadi perdarahan otak. Faktor risiko dari perdarahan adalah bumil yang telah melahirkan sebanyak >7 anak. 

Nah, mengerikan juga kan? ternyata kelahiran pun tidak mudah masih banyak kemungkinan yang terjadi akibat kita tidak aware dan care pada janin. Bagaimana mengatasinya? tentu saja dengan deteksi awal pemeriksaan kehamilan dan konsultasi kepada Bidan maupun dokter. 

Masalah

Masalah yang sering terjadi adalah justru dari beberapa pihak keluarga 

a. Ibu dan keluarga tidak mengenal kemungkinan penyakit yang akan terjadi selama kehamilan

b. Ibu tidak peka akan tanda-tanda kelahiran, hal ini disebabkan mobilitas ibu yang tinggi kerapkali tidak peka dan tanda kelahiran. Tanda kelahiran meliputi nyerinya di pinggul selama 5×1 menit, jika sudah terjadi selama 30 menit maka segera berangkat meminta pertolongan. Hal ini pula biasanya terdapat penghalang yaitu karena decision maker Mertua maupun ibu.

c. Ibu tidak mendapat fasilitas yang memadai, banyak faktor yang menjadi sebabnya yaitu dokter tidak di tempat, alat belum di sterilkan,dll

Padahal seperti yang sering terjadi akibat dari keterlambatan tersebut adalah Air fluksus pecah dan membuka jalan lahir,apa artinya?
Cairan fluksus merupakan tanda kelahiran yang akan membuka jalan lahir yang semestinya keluar bersamaan dengan bayi, namun bila pertolongan telat maka cairan tersebut habis lebih dulu dan jalan lahir akan kering dan timbul gesekan yang luar biasa antara jalan lahir dengan bayi yang sering membuat infeksi.
cukup menakutkan bukan? hal ini pula yang mengharuskan para imam keluarga sedia di minggu ke 36 tanda kelahiran akan datang. walaupun tidak stay at home paling tidak tanggap dan sedia ya..? 🙂

Berhubungan dengan Gizi sekarang, kenapa  sih kita perlu persiapan gizi

Jauh sebelum hamil ternyata mempunyai efek signifikan terhadap 

kesehatan jangka panjang bagi bayi dan ibu.

Got the point? yup, janin dalam kandungan tidak hanya mengalami tumbuh kembang melainkan programming keadaan kesehatannya untuk masa depan. Dan itu semua based on tercukupnya atau tidak kebutuhan janin dalam kandungan, jika tidak maka jangan salahkan bila ada failed programming yang menyebabkan bayi mengalami berbagai kekurangan ataupun indikasi kesehatan yang terganggu di masa dewasanya. Diabetes, Kanker Pyudara, Obesitas, Hipertensi, Kelainan Jantung maupun kecerdasan otak.

Janin kurang gizi akan menyesuaikan pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya terhadap asupan gizi yang masuk melalui ibunya

 Capture

Jika fungsi hati tidak optimal maka kemampuan hati mencerna kolesterol pun akan terhambat, akibatnya tubuh secara otomatis memproduksi kolesterol walaupun diet sudah dilakukan nah tentu kita tahu kolesterol tinggi menyebabkan apa? yup penyakit jantung atau stroke.

 s

Itulah salah satu sebab obesitas yang ternyata bukan kesalahan karena kebiasaan makan semata, ternyata memang ada yang sudah ter setting di pusat orak sejak masih dalam kandungan, maka jangan heran kalau melihat anak yang mungkin daya tampung makanannya berbeda dengan kita 10x lipat.

Luar biasa bukan? Perlu disiapkan sejak dini, kapan? sekarang tentunya 🙂 makan dengan gizi seimbang dan hindari junk food .

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s