Asthma (Wheezing)

Selayang pandang mengenai Asthma, banyak diantara kita yang mungkin belum memahami betul apakah Asthma itu? Sebuah pencerahan setelah mendapatkan kuliah Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, berbicara mengenai penyakit menular atauuncommunicable disease jadi teringat dulu sempat takut dengan teman yang menderita Asthma dengan dalih takut ketularan. Namun kini tidak lagi khawatir karena Asthma Bronciale adalah Penyakit Tidak Menular, tapi lebih tepatnya adalahdiwariskan.

Penasaran ? Pay attention Please

Asthma adalah penyakit keradangan kronis bertahun. Disebut peradangan karena gejala yang timbul diakibatkan oleh mekanisme pertahanan tubuh yang lebay alias berlebihan terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Respond berlebihan dari trakhea dan bronkus terhadap berbagai macam rangsangan yang mengakibatkan penyempitan saluran pernafasan yang tersebar luas di seluruh paru dan yang derajatnya dapat berubah secara spontan setelah pengobatan (American Thoracis Society, 1962)

Bila dibandingkan dengan orang yang normal, repon fisiologi tubuh terhadap benda asing adalah dengan bersin atau batuk. Namun, penderita Asthma Bronkiale merespon benda asing dengan cara yang berbeda yaitu dengan tiga tanda pembengkakan dinding saluran nafas, produksi lendir yang berlebihan dan penyempitan saluran nafas.

Sehingga, penyempitan yang terjadi di saluran pernafasan menyebabkan wheezingatau mengi saat ekspirasi, tingkat kenyaringan ini dapat menjadi indikator berat ringannya asthma. Terdapat 2 macam asthma yaitu Atopik (allergik) dan nonatopik (non allergik).

  1. allergik asthma merupakan reaksi allergik yang disebabkan oleh faktor pencetus yang spesifik seperti debu, serbuk bunga, bulu binatang, obat-obatan dan spora jamur
  2. nonallergik asthma disebabkan oleh faktor non allergik yaitu, suhu dingin ekstrim, panas ekstrim, aktivitas fisik seperti olahraga.

Berbicara mengenai faktor penyebab maka yang paling tepat adalah flashbackbagaimana awal mula terjadinya Asthma itu sendiri. Sebelum asthma muncul ada fase yang dinamakan sensitisasi yaitu fase paparan seseorang yang disebabkan oleh 2 hal yaitu

  1. Genetik
  2. Lingkungan

well, faktor predisposi genetik merupakan faktor penyebab yang diwariskan, yang diwariskan dalam konteks ini adalah bakat alerginya terhadap makanan ataupun non makanan melalui inhalan, contact maupun ingestan. itulah mengapa dikatakanbanyak jalan menuju roma dari faktor alergen itu sendiri bisa melalui 3 cara

  1. Inhalan : Alergen yang masuk melalui saluran pernafasan ex. debu, bulu binatang, serbuk sari, spora jamur, bakteri dan polusi
  2. Contact : Alergen yang kontak dengan kulit seperti perhiasan, logam dan jam tangan.
  3. Ingestan : Alergen yang masuk melalui mulit yaitu makanan dan obat-obatan

Gimana? sudah jelas? bahwa faktor penyebab dari timbulnya Asthma itu sendiri ada tiga port of entry dengan berbagai macam alergen, yang terpenting disini adalah Anda harus mengetahui hal apa yang menjadi Alergen di dalam tubuh.

Faktor yang kedua yaitu lingkungan, hal ini yang akan menjelaskan bahwa faktor penyebab dari Asthma bukan semata-mata hal yang diwariskan melainkan hal yang diciptakan. Maksudnya adalah sensitisasi yang terjadi secara terus menerus adalah karena kebiasaan yang diciptakan seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol, sering terpapar polusi, ke tiga hal tersebut lah yang dapat menyebabkan orang orang yang notabene tidak memiliki underlying factor (faktor keturunan) dapat mengalami Asthma di masa dewasa atau masa tua nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s